Cara Mengatasi Galat "The plain HTTP request was sent to HTTPS port" Pada EngineX


EngineX sebagai alat untuk menjalankan server web masih menjadi primadona bagi sebagian kalangan. Baik setingkat korporasi besar atau setingkat perorangan yang tengah mempelajarinya.









Galat mungkin selalu muncul bila kita tidak membaca dokumentasinya dengan baik. Seperti contoh mengenai galat The plain HTTP request was sent to HTTPS port yang saya dapati saat ini.





Berikut adalah konfigurasi yang saya buat untuk menjalankan situs sederhana. Halaman selamat datang ala EngineX.





server {
listen 80 default_server;
listen [::]:80 default_server;

# SSL configuration
listen 443 ssl http2;
server_name example.id www.example.id;

# SSL Setting
ssl on;

# RSA Certificates
ssl_certificate /etc/letsencrypt/live/example.id/fullchain.pem;
ssl_certificate_key /etc/letsencrypt/live/example.id/privkey.pem;

include /etc/letsencrypt/options-ssl-nginx.conf;

root /var/www/html;

# Add index.php to the list if you are using PHP
index index.html index.htm index.nginx-debian.html;

# Mengarahkan trafik non-HTTP ke HTTPS
if ($scheme != "https") {
return 301 https://$host$request_uri;
}

location / {
try_files $uri $uri/ =404;
}

}




Hasil konfigurasi diatas ketika anda mengakses example.id melalui bilah pencarian peramban web maka hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini.





Galat The plain HTTP request was sent to HTTPS port pada EngineX




Masalah tersebut terjadi karena setiap kali klien mencoba mengakses situs melalui HTTP, permintaan dialihkan ke HTTPS. Jadi, masalah tersebut terjadi saat EngineX mengharapkan SSL untuk digunakan pada proses transaksi tapi dokumen asli (yang klien ketikkan di bilah pencarian peramban web) adalah HTTP biasa.





Untuk mengatasi galat tersebut anda cukup menghapus baris ssl on; pada baris konfigurasi anda atau memberikannya tanda pagar (#) agar tidak terbaca.





# ssl on;




Simpan konfigurasi anda dan muat ulang layanan EngineX. Sampai pada langkah ini anda telah dapat mengakses.





Sumber





https://www.tecmint.com/fix-400-bad-request-in-nginx/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Menu Navigasi di Footer Blogger

Cara Memperbaiki Galat Network Unreachable Resolving pada Named di CentOS 7

Cara Memasang WoeUSB di Ubuntu 2020 LTS