Fitur Simpan Otomatis di WordPress Self Host tidak Bekerja? Ini Solusinya


WordPress adalah platform blogging yang paling keren dari platform blogging yang lain, meskipun bukan satu-satunya platform yang diciptakan dari basisi pemrograman PHP, tapi saya sudah sangat puas dengan semua fiturnya.









WordPress self host atau yang lebih dikenal dengan wordpress.org berbeda dengan wordpress.com.





Pengguna wordpress.com tidak dipusingkan dengan urusan sewa domain dan hosting, karena semua sudah terintegrasi dengan pusat data milik Automattic dan mendapat penyimpanan gratis sebesar 3 GB. Pengguna hanya tinggal melakukan registrasi untuk membuat akun baru dan melakukan setup awal.





Bagi pengguna wordpress.org sepertinya harus sedikit merogoh kocek untuk biaya sewa domain dan hostingnya. Proses instalasi WordPress pada hosting biasanya dapat dilakukan dengan mudah, cukup klik-klik saja. Selanjutnya kita diberikan kebebasan untuk melakukan apa saja. Meskipun banyak ilmu yang perlu dipelajari untuk hal ini.





Ada kalanya konfigurasi pada wordpress.org tidak sama dengan wordpress.com. Kadang admin situs juga tidak menyadarinya. Seperti yang saya rasakan hari ini setelah satu tahun situs web pribadi saya mengudara.





Masalah yang ternyata baru saya sadari adalah fitur Simpan Otomatis tidak bekerja dengan baik. Bagi Anda yang menemui masalah yang sama dengan saya, tenanglah, ini solusinya.





Pertama, silahkan buka berkas wp-config.php dari manajer berkas kontrol panel hosting Anda. Setelah terbuka, tambahkan kode berikut dibagian setelah @package Wordpress atau dibagian paling akhir dari berkas wp-config.php.





define('AUTOSAVE_INTERVAL', 86400);




Nilai 86400 itu sama dengan satu hari.





Simpan perubahan Anda. Sekarang seharusnya fitur Simpan Otomatis WordPress sudah bekerja sebagaimana mestinya.





Sumber





https://wordpress.org/support/topic/issues-with-autosaving-in-5-0-editor/#post-10966322


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Menu Navigasi di Footer Blogger

Cara Memperbaiki Galat Network Unreachable Resolving pada Named di CentOS 7

Cara Memasang WoeUSB di Ubuntu 2020 LTS